Posts

Showing posts with the label sejarah

Prabu Siliwangi, Diantara Fakta dan Mitos

Masyarakat Sunda sangat lekat dengan simbol 'maung' atau harimau. Beberapa kebudayaan Sunda dikorelasikan dengan maung baik secara verbal maupun non verbal. Simbol maung dalam masyarakat Sunda ini sangat erat kaitannya dengan menghilangnya (nga-hyang) Prabu Siliwangi dan Kerajaan Padjadjaran. Pada saat itu kerajaan Padjadjaran diserbu pasukan Islam Banten dan Cirebon. Dua kerajaan yang dipimpin oleh anak Prabu Siliwangi yang sudah memeluk Islam. Tetapi karena Prabu Siliwangi tidak ingin ada pertumpahan darah dengan anak dan cucu, akhirnya dia memilih kabur ke Hutan Sancang di kawasan Garut. Sebelum Prabu Siliwangi nga-hyang bersama para pengikutnya, dia meninggalkan pesan atau wangsit yang dikemudian hari dikenal sebagai 'wangsit siliwangi'. Salah satu bunyi wangsit yang populer di kalangan masyarakat Sunda adalah: 'Lamun aing geus euweuh marengan sira, tuh deuleu tingkah polah maung'. Bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia adalah, apabila aku...

MASUKNYA AGAMA ISLAM KE KABUPATEN KARAWANG

Oleh: Ubes Nur Islam       Jalur perdagangan dan penyebaran dari pusat pemerintahan Islam di Damaskus dan Baghdad kenusantara dalam garis besarnya ada dua, yaitu : melalui daratan Tiongkok ketimur tengah yang disebut  "jalur sutra" dan melalui perlak di Aceh terus berlayar melalui Lautan India ke Gujarat dan Teluk Persia. Sejak tahun 671 M, Kerajaan Melayu Tua dan Sriwijaya telah mengorganisir perdagangan rempah-rempah dan dengan menggunakan kapal dagang yang bertolak dari pelabuhan Muara sabak, dekat sungai Batanghari. Route pertama yang dipergunakan selama hampir seratus tahun adlah tetap yaitu Muara sabak, kapal pengangkut rempah-rempah melalui Cina selatan dan berhenti dulu di Cempa.Dari sini kapal berlabuh di Canton Tiongkok, kemudian barang dagangan ini diangkut oleh rombongan para pedagang yang menggunakan unta, lewat jalan darat langsung menuju Damaskus Syiria. Pada tahun 715 M,Khalifah Sulaiman bin Abdul Malik dari Dinasti Umayah, men...

SELAYANG PANDANG SEJARAH MESJID AGUNG KARAWANG

Image
Melihat Sejarah perkembangan Islam di Karawang diawali  Syekh Quro atau yang bernama asli Syekh Hasanudin yang datang dari Champa (Kamboja)  mendirikan pesantren pada tahun 1418 M pada saat kunjungan yang ke dua kalinya di tanah pulau Jawa ini.. Kemudian seiring dengan situasi dan kondisi ketika itu  kunjungan yang kedua inilah Syekh Quro mendarat di pelabuhan Bunut, Desa Bunut Karawang, lalu mendirikan mushola dan pesantren (yang sekarang menjadi masjid Agung Karawang). Dibalik sejarahnya, cerita Masjid Agung menyimpan misteri  konon kabarnya jika seseorang melakukan tawasul dan itikaf di masjid ini, maka keinginan orang tersebut akan terkabul. Seperti para pejabat dan calon bupati konon kabarnya melakukan hal yang sama di masjid ini dan bertawasulan dan itikaf. Padahal sebenarnya menurut ajaran agama Islam yang bersumber kepada Qur'an dan hadits , mesjid adalah rumah Allah (masjid) dan tempat yan terbaik untuk mengadu, berlindung, dan  memohon...