Affiliate Marketing: Cara Kerja, Jenis, dan Tips Suksesnya
Program affiliate marketing
adalah salah satu dari ratusan cara untuk mendapatkan penghasilan dari
internet.Tetapi seperti usaha lainnya, untuk sukses menjadi seorang affiliate
marketer kamu harus bekerja dengan keras, konsisten, dan kreatif. Dengan
dedikasi yang cukup, kamu bahkan dapat menjadikan affiliate marketing sebagai
model bisnis yang menguntungkan.
Bahkan banyak juga blogger dan
influencer yang mendapatkan penghasilan hingga puluhan juta dengan menjadi
affiliate marketer. Untuk mencapai
kesuksesan yang sama, sebagaimana dilansir
dewaweb.com, kamu
harus mengetahui apa itu affiliate marketing, cara kerja, jenis-jenisnya, dan
bagaimana kamu bisa mendapatkan penghasilan dengan menjadi affiliate marketer.
Apa Itu Affiliate Marketing? Affiliate marketing adalah sebuah program
pemberian komisi untuk seseorang yang sudah sukses dalam mempromosikan sebuah
produk atau jasa melalui jalur digital seperti website dan media sosial.
Dalam affiliate marketing, ada
tiga pihak yang saling berkaitan:
• Merchant: Pengusaha, perusahaan, atau organisasi yang
memiliki produk untuk dijual. Produk yang dijual dapat berupa barang, software,
atau jasa. Pada umumnya merchant tidak terlibat secara langsung dalam proses
penjualan oleh affiliate marketer, mereka hanya menerima penjualan, dan
membayarkan komisi ke affiliate sebagaimana mestinya.
• Affiliate: Pengiklan individu atau organisasi yang
bertugas memasarkan produk merchant dengan tujuan akhir mendapatkan konversi
melalui link affiliate atau kode referral. Salah satu kelebihan kode referral
adalah penawaran keuntungan seperti tambahan produk gratis, diskon, dan
sebagainya yang dapat digunakan affiliate untuk menarik customer.
• Customer: Konsumen yang membeli produk milik merchant
atas informasi dan promosi yang diberikan oleh affiliate. Umumnya, customer
yang melakukan pendaftaran jasa atau pembelian produk melalui kode referral
affiliate akan mendapatkan tawaran berupa diskon atau benefit lainnya.
Kelebihan Affiliate Marketing
Setelah memahami sedikit
tentang affiliate marketing, sekarang saatnya kamu mengetahui tentang kelebihan
menjadi seorang affiliate marketer. Program affiliate marketing menawarkan
banyak keunggulan jika dibandingkan dengan usaha sampingan online lainnya.
Berikut beberapa keunggulan affiliate marketing:
1. Tidak membutuhkan keahlian
pemasaran
Sebagai seorang affiliate
marketer, kamu tidak membutuhkan skill khusus dalam marketing. Kamu dapat
mempelajari semua ilmu yang diperlukan sembari menjalankan programnya.
2. Tanpa modal atau dengan
biaya Kecil
Model bisnis afiliasi dapat
dijalankan tanpa modal sama sekali, atau dengan biaya yang relatif rendah
dibanding model bisnis lainnya. Kamu hanya perlu memiliki akun media sosial,
atau membuat blog dengan modal mulai dari Rp50 ribu.
3. Dapat menjadi penghasilan
pasif
Jika kamu memiliki pekerjaan
full time, kamu tetap dapat menjadi affiliate marketer. Kamu hanya perlu
mengembangkan media promosi dan strategi pemasaran di waktu luang kamu.
Kemudian, kamu hanya perlu memonitor hasilnya.
4. Tidak ada tanggung jawab
atas pengelolaan produk
Sebagai affiliate marketer
kamu terikat dengan perusahaan pemilik produk atau jasa yang kamu promosikan.
Tetapi bukan berarti kamu dapat asal pilih program afiliasi yang kamu
promosikan. Pilihlah program afiliasi yang kamu percayai kualitasnya, agar
customer yang membeli melalui link atau kode referral kamu tidak kecewa atau
mengalami kerugian.
5. Fleksibel dan tidak terikat
Kamu dapat menjalankan program
afiliasi kamu dari mana saja dan kapan saja. Selain itu, kamu juga dapat
mengikuti lebih dari satu program afiliasi untuk mendiversifikasi jalur
pendapatan pasifmu.
Bagaimana Cara Kerja Affiliate
Marketing? Cara kerja affiliate
marketing cukup sederhana dengan empat fase seperti yang ada pada gambar di
bawah. Tantangan utama dalam affiliate marketing adalah merancang strategi
promosi yang menarik untuk mendapatkan pelanggan baru melalui kode referral.
Berikut adalah keempat fase
dalam sebuah siklus affiliate marketing:
1. Daftar Program ke Merchant
Kamu dapat mendaftarkan diri
untuk menjadi seorang affiliate untuk sebuah perusahaan. Setiap perusahaan
mempunyai syarat dan ketentuannya masing-masing untuk menjadi affiliate.
2. Bagikan Program dengan Promo Code
Setelah mendapatkan kode
referral unik milik kamu, kamu dapat mulai membagikan dan mempromosikan produk
atau jasa yang dijual oleh merchant.
3. Customer daftar menggunakan kode affiliate
Dengan promosi yang sukses,
maka akan ada customer yang mendaftar atau membeli produk merchant dengan
menggunakan link khusus atau memasukkan kode referral kamu.
4. Dapat komisi
Setelah transaksi sukses (atau
beberapa hari setelahnya, tergantung kebijakan merchant), kamu akan mendapatkan
komisi yang dapat dicairkan.
Pada umumnya, kamu akan
mendapatkan komisi setelah kamu berhasil mendapatkan customer baru melalui kode
referral atau link khusus. Ada beberapa jenis komisi affiliate marketing, dan
masing-masing memiliki tantangan tersendiri untuk mendapatkannya.
Jenis Komisi Affiliate Marketing
o Pay per click
Jenis komisi pay per click
adalah yang paling mudah didapatkan, karena kamu hanya perlu meyakinkan orang
lain untuk meng-klik sebuah link yang mengarah ke sebuah landing page milik
merchant. Jenis komisi ini biasanya mengutamakan kuantitas, sehingga komisi
yang didapatkan per klik tidak terlalu besar.
o Pay per sale
Komisi pay per sale memiliki
tingkat kesulitan yang jauh lebih tinggi dibanding jenis komisi lainnya. Untuk
mendapatkan komisi jenis ini, kamu perlu meyakinkan orang untuk membeli sebuah
produk atau jasa. Maka dari itu, kamu mendapat tantangan untuk merancang sebuah
penawaran yang sangat persuasif.
Sebagai gantinya, kamu akan
mendapatkan sebagian dari nominal transaksi sebagai komisi dalam bentuk
persentase penjualan.
o Pay per lead
Jenis komisi pay per lead
adalah salah satu tantangan besar bagi affiliate marketer. jenis komisi ini
mengharuskan affiliate untuk mengarahkan customer ke sebuah website sekaligus
melakukan sebuah tindakan yang ditentukan oleh merchant seperti mendaftar akun,
mengikuti program free trial, mengunduh software, dan model konversi lainnya. setelah mengetahui ketiga jenis komisi
affiliate marketing, sekarang kita akan bahas siapa saja yang dapat menjalankan
bisnis model affiliate marketing ini.
Siapa saja yang bisa ikut
program Affiliate Marketing? Pada
dasarnya, siapa saja dapat menjadi affiliate marketer. Tetapi perlu kamu ingat
bahwa untuk menjadi affiliate yang sukses, kamu harus mempunyai media tertentu
yang dapat membantu kamu mempromosikan produk atau jasa yang dijual oleh
merchant.
Berikut ini adalah kelompok
dengan potensi sukses yang besar dalam program affiliate marketing.
• Key Opinion Leader/Influencer
Mungkin kamu tidak
menyadarinya, tetapi ada banyak sekali kreator yang mendapatkan penghasilan
sebagai affiliate marketer di media sosial. Influencer dan KOL memiliki
pengaruh yang dapat meyakinkan followers mereka untuk membeli sebuah produk
kode referral mereka.
Selain potensi kesuksesan
promosi, influencer dan KOL juga memiliki segmen pasar yang cukup besar,
sehingga memperluas cakupan promosinya.
• Blogger
Blogger juga dapat menjadi
affiliate marketer yang sukses karena memiliki potensi untuk menempati
peringkat atas pada hasil pencarian di search engine. Jika kamu memiliki blog
dengan SEO yang baik, maka besar kemungkinan kamu dapat mengikuti program
affiliate marketing dengan sukses. Semakin tinggi traffic sebuah blog, semakin
besar kemungkinan konversi terjadi melalui kode referral kamu.
Cara Sukses Menjadi Affiliate
Marketer
Nah, jika kamu sudah bertekad
untuk mengikuti program affiliate marketing, apa saja yang bisa kamu lakukan
untuk mendapatkan banyak customer baru?
Berikut ini beberapa tips
untuk meningkatkan keberhasilan affiliate marketing:
1. Pilihlah Program Affiliate
Marketing yang Tepat
Ada berbagai macam jenis
komisi yang dapat diperoleh dari affiliate marketing, tetapi kamu perlu
mempertimbangkan beberapa faktor berikut ini sebelum mengikutinya:
• Relevansi: Pilihlah program afiliasi yang sesuai dengan
niche atau topik kontenmu. Jika kamu memiliki blog tentang media sosial, maka
pilihlah afiliasi yang berkaitan dengan software manajemen media sosial,
platform periklanan digital, alat-alat optimasi digital, dan sebagainya.
• Komisi: Setiap program afiliasi menawarkan persentase
komisi yang berbeda. Jadi, sesuaikan pilihanmu dengan harapan komisi yang ingin
kamu dapatkan.
• Kredibilitas: Pastikan afiliasi yang kamu pilih adalah
sebuah program yang terpercaya. Kamu dapat menilai kualitas sebuah afiliasi
dari berapa dan siapa saja yang sudah menjadi affiliate di program tersebut.
• Dukungan: Pilihlah merchant afiliasi yang bersedia
memberikan dukungan penuh, baik dalam bentuk teknis atau layanan pelanggan
untuk memastikan segala masalah terkait afiliasi dapat terselesaikan dengan cepat
2. Tentukan Media Promosi
Terbaik
Setelah memilih program
afiliasi yang sesuai dengan kriteria kamu, sekarang saatnya memilih media yang
akan kamu gunakan untuk promosi.
Pada umumnya, media promosi
terbaik adalah yang memiliki jumlah followers dan engagement terbanyak. Kamu
dapat menggunakan blog, media sosial, atau channel YouTube.
Pastikan juga penyedia
afiliasi sudah mengizinkan penggunaan media tersebut sebelum kamu memasang link
dan kode referral kamu untuk menghindari pemblokiran.
3. Buat Konten Review Mendalam
dan Personal
Setelah memilih program yang
sesuai dengan demografis pengikutmu, selanjutnya adalah membuat konten yang
bersifat personal. Jika kamu membuat review generik, maka konten kamu tidak ada
bedanya dengan ratusan ribu review lainnya yang ada di internet.
Tulislah sebuah ulasan yang
personal dan mendalam tanpa memihak, sehingga kamu dapat membangun empati
dengan para pembaca dan pengikutmu. Dengan demikian, kamu akan lebih mudah
meyakinkan mereka untuk mencoba produk tersebut melalui link atau kode referral
kamu.
4. Manfaatkan Tren yang Sedang
Viral
Budaya viral yang sering kamu
temukan di media sosial adalah salah satu jalur promosi gratis yang dapat kamu
gunakan untuk mempromosikan link afiliasi.
Tentunya, kamu harus
memikirkan berbagai cara kreatif untuk menerapkan tren tersebut dengan produk
atau jasa yang ingin dipromosikan untuk menghasilkan konten yang relevan dan
menarik.
5. Gunakan FOMO (Fear of
Missing Out)
Gunakanlah strategi marketing
Fear of Missing Out alias rasa takut ketinggalan untuk menambahkan
eksklusivitas tawaran kamu. Cobalah menggunakan frase dengan urgensi tinggi
seperti “khusus untuk 100 orang pertama”, “hanya hari ini”, dan “diskon khusus
untuk pendaftaran dengan link ini” untuk memancing tindakan dari pengikut atau
pembacamu.
6. Terapkan SEO ke Blog
Jika kamu menggunakan blog
sebagai media promosi program affiliate marketing, menerapkan SEO sudah wajib
hukumnya. Tanpa SEO yang bagus, blog kamu tidak akan mengalami penambahan
traffic organik dari hasil pencarian search engine.
Jangan khawatir jika kamu
belum mempunyai blog. Kamu dapat belajar cara membuat blog untuk memulai
usahamu dalam menjadi affiliate marketer yang sukses.
Program Affiliate Marketing di
Indonesia
Ada banyak program affiliate
marketing yang dapat kamu ikuti di Indonesia. Berikut adalah daftar penyedia
program affiliate marketing terbaik di Indonesia:
• Dewaweb
• Shopee
• Tokopedia
• Lazada
• Bukalapak
Dewaweb memiliki program
affiliate marketing yang dapat kamu ikuti dengan komisi yang sangat menarik!
Jika kamu adalah seorang blogger, influencer, atau pemilik website, kami akan
dengan senang hati bekerja sama denganmu. Cek cara daftarnya di sini ya:
Dewaweb Affiliate Program.
Jadi, program affiliate marketing atau
pemasaran afiliasi adalah salah satu pilihan terbaik untuk menghasilkan
pendapatan pasif tambahan dari internet. Selain potensi pendapatan yang lumayan
besar, kamu juga dapat menjalankan affiliate marketing sebagai pekerjaan
sampingan tanpa perlu mengorbankan waktu kerja full-time.
Jika kamu ingin mempromosikan
produk atau jasa afiliasi melalui blog, jangan lupa gunakan layanan hosting
terbaik dari Dewaweb agar website kamu selalu aman, cepat, dan dapat
diandalkan. Salam sukses online!
Comments
Post a Comment