Rekomendasi 15 Cara Menjadi Youtuber Sukses bagi Pemula
Saat ini, menjadi Youtuber
dianggap sebagai profesi yang menjanjikan, tidak hanya gaji YouTuber yang
mencapai jutaan namun juga mendapat popularitas. Ditambah sudah banyak Youtuber
yang membuktikannya.
Hal ini membuat para pengguna
tertarik dan mencari tahu bagaimana cara menjadi Youtuber. Sebagaimana dilansir dewaweb.com, jika kamu salah satu orang yang
tertarik, tidak perlu khawatir karena di sini kita akan membahasnya dengan
detail.
Seperti apa rahasia cara menjadi
Youtuber sukses meskipun masih pemula, langsung saja simak sampai akhir.
1. Tentukan Niche Konten yang
Kamu Minati
Setelah kamu membuat channel
YouTube, langkah pertama sebelum kamu memutuskan untuk membuat konten adalah
menentukan niche atau topik yang kamu minati. Niche merupakan topik atau tema
khusus yang akan dibuat pada konten kamu kedepannya. Dengan memiliki niche tertentu, kamu akan lebih mudah menemukan ide
konten yang berkualitas, relevan, dan terarah.
Sebaiknya tentukan niche yang
memang kamu sukai dan kuasai. Semakin kamu suka niche-nya maka akan membantu
kamu lebih produktif dan semangat dalam membuat konten.
Di bawah ini terdapat beberapa
niche yang sekiranya dapat menjadi referensi untuk kamu.
1. Kuliner: membahas tentang makanan, minuman, dan beragam kuliner
lain. Kontennya bisa berupa review, memasak, atau yang lain. Salah satunya
yaitu Youtuber Nex Carlos.
2. Traveling: konten dengan niche ini biasanya lebih kepada
dokumentasi perjalanan atau mengulas sebuah tempat yang baru saja kamu kunjungi.
Contohnya seperti Youtuber Wira Nurmansyah.
3. Beauty: selanjutnya yaitu niche beauty, untuk kamu para
perempuan bisa coba niche ini. Nantinya konten tersebut bisa kamu isi seperti tutorial make up, review
skincare, review kosmetik dan masih banyak lagi. Salah satu beauty vlogger yang
populer di kalangan perempuan yaitu Suhay Salim.
4. Game: kamu hobi bermain game? Jika iya coba ketika bermain
lakukan record live streaming, setelah itu video tersebut bisa kamu upload di
Youtube. Seperti salah satu Youtuber di bawah ini, Afif Yulistian.
5. Tech: teknologi juga salah satu konten yang diminati para
penonton. Kamu bisa membuat konten berupa review barang elektronik, handphone
hingga laptop seperti Youtuber GadgetIn.
6. Lifestyle: konten untuk niche ini lebih ke gaya hidup dan
lifehacks. Misalnya seperti tips hidup hemat, tips menata rumah yang nyaman
atau tips yang lain. Salah satu contohnya seperti Keke Genio.
7. Musik: niche ini cocok untuk kamu yang memiliki bakat menyanyi.
Kamu bisa membuat konten seperti cover lagu, music video, hingga bermain alat
musik. Saat ini sudah banyak Youtuber di bidang musik salah satunya yaitu Tami
Aulia.
8. Fashion: kamu hobi mix and match baju? Nah, coba sesekali ide –
ide mix and match tersebut kamu jadikan konten di Youtube. Selain itu bisa juga
konten seperti tutorial hijab atau yang lain. Berikut terdapat salah satu
contoh Youtuber fashion, Molita Lin.
9. Keuangan: konten tentang keuangan juga sedang populer saat ini.
Kamu bisa membuat konten seperti tips menabung, tips budgeting, investasi dan
masih banyak lagi. Contohnya seperti Felicia Putri Tjiasaka.
Masih banyak lagi niche yang
bisa kamu pilih, kamu bisa langsung cari referensinya di Youtube.
2. Pasang Target
Jika kamu ingin menjadi
Youtuber yang sukses maka kamu harus memasang target yang tepat, semakin jelas
target atau goal-nya maka semakin mudah kamu mencapai.
Misalnya target kamu saat ini
yaitu mendapat 100 subscriber dalam waktu 2 minggu. Maka kamu bisa mulai rutin
membuat konten, promosi ke media sosial agar bisa mencapai target tersebut.
Setelah 2 minggu lihat apakah
sudah tercapai atau belum, jika memang belum evaluasi apa yang harus
diperbaiki.
Atau jika sudah tercapai, maka
kamu bisa membuat target baru misalnya 100 subscriber dalam waktu satu minggu.
3. Menentukan Tipe Konten
Setelah memilih niche,
selanjutnya kamu perlu menentukan tipe konten yang akan dibuat seperti apa.
Karena ada beberapa tipe konten YouTube yang biasa disajikan oleh para
Youtuber.
• Edukasi: dengan tipe ini penonton akan mendapat
pengetahuan baru atau memberi kesadaran akan sebuah hal.
• Fun & Entertaining: tipe ini lebih ke hiburan,
sehingga orang yang menonton akan terhibur. Ini salah satu tipe yang memiliki
engagement yang tinggi.
• Informatif: merupakan konten dengan tipe memberi
informasi tentang kejadian atau suatu hal.
• Inspiratif: terakhir yaitu tipe inspiratif, tipe ini
biasanya berisi cerita yang bisa menginspirasi para penonton. Sehingga penonton
bisa mengambil pelajaran dari konten tersebut.
4. Temukan Personal Style/Ciri
Khas
Ada banyak Youtuber di
Indonesia bahkan dunia, ketika kamu memutuskan untuk masuk dunia Youtube, itu
artinya kamu sudah siap bersaing dengan jutaan Youtuber lain. Oleh karena itu salah satu cara menjadi
Youtuber sukses yaitu memiliki ciri khas yang membedakan dari channel lain agar
bisa lebih mudah dikenali penonton. Entah itu dari gaya konten, gaya bicaramu,
hingga barang yang kamu pakai.
Ada beberapa tips agar kamu
memiliki personal style yang kuat. Diantaranya jadilah diri sendiri, buat apa
adanya diri kamu jangan dibuat – buat seperti orang lain dan pilih setting
tempat yang cocok dengan kamu.
5. Lakukan Riset Kompetitor
Setelah tadi sudah memutuskan
niche konten, kamu tidak bisa berhenti sampai di situ saja. Kamu harus
melakukan riset terhadap kompetitor yang memiliki niche sama.
Kompetitor tersebut bisa kamu
jadikan referensi ketika membuat konten nantinya. Kamu juga bisa lihat kira –
kira konten seperti apa yang cocok untuk niche yang sudah dipilih.
Misalnya jika kamu memilih
konten keuangan, ada banyak channel yang bisa kamu lihat seperti Felicia Putri
Tjiasaka, ZAPFinance TV, Rivan Kurniawan, dan masih banyak lagi. Begitu pula
untuk niche konten yang lain.
6. Riset Topik dan Keyword
Untuk mendapatkan banyak
viewers, maka otomatis kamu harus membuat konten yang saat ini sedang banyak
dicari oleh penonton. Yaitu dengan cara meriset topik dan keyword yang sedang
trend saat ini.
Maka dari itu kamu harus tahu
bagaimana cara riset kata kunci Youtube. Untuk meriset kata kunci Youtube ada
beberapa tools riset keyword yang bisa kamu gunakan, diantaranya seperti
berikut.
• Google Trends
• KeywordTool.io
• VidiQ dan masih banyak lagi
Setelah kamu riset dan
menemukan keyword yang volume-nya bagus, maka selanjutnya kamu tinggal membuat
konten dengan kata kunci tersebut. Mengapa
keyword research penting, karena menjadi salah satu cara meningkatkan peringkat
video Youtube.
7. Buat Content Plan
Setelah meriset keyword kamu
bisa menyimpan kata kunci tersebut untuk digunakan di kemudian hari dengan cara
kamu masukan ke content plan. Mengapa membuat content plan menjadi salah satu
cara menjadi Youtuber? Ketika menjadi
seorang content creator, maka kamu juga harus rajin membuat konten, dalam hal
ini yaitu upload video Youtube.
Dengan adanya content plan
maka dapat membantu kamu lebih mudah dalam menyusun konten apa saja yang akan
dibuat besok, dua hari lagi atau justru sebulan kemudian. Sehingga ketika hari-H tiba, kamu sudah
tinggal syuting atau take videonya. Dengan begini kamu akan lebih konsisten
dalam upload konten.
8. Buat Konten Video Menarik
Tidak hanya konsisten dalam
membuat video, namun kamu juga harus memastikan bahwa konten video yang kamu
buat itu menarik minat penonton. Akan
percuma jika kamu sudah upload banyak video namun tidak banyak viewers-nya.
Maka dari itu cara menjadi Youtuber selanjutnya adalah membuat konten video
yang menarik.
Jenis – Jenis Konten Video
Berikut ini terdapat beberapa
jenis konten video yang bisa membantu kamu menjadi Youtuber sukses pemula.
1. Vlog: merupakan konten yang berisi dokumentasi perjalanan atau
kegiatan, konten ini biasanya lebih bersifat menghibur penonton atau lebih ke
entertain. Salah satunya seperti konten vlog milik Ria Ricis.
2. Tutorial: merupakan jenis konten video yang berupa tutorial
membuat atau melakukan sesuatu, entah itu tutorial membuat makanan, tutorial
memperbaiki laptop dan masih banyak lagi.
3. Gaming: konten yang berisi rekaman live streaming gamers yang
sedang bermain. Saat ini sudah banyak Youtuber dan atlet e-sport yang melakukan
hal tersebut.
4. Daftar/Rekomendasi: konten video yang biasanya berisi daftar
atau rekomendasi suatu hal untuk penonton, misalnya seperti “10 produk skincare
kulit berjerawat”. Selain di blog, konten seperti ini juga banyak di Youtube,
biasanya lebih sering disebut listicle.
5. Challenge: merupakan konten yang berisi tantangan melakukan
suatu hal, misalnya challenge masak modal 20 ribu atau challenge menabung 2
juta dalam sebulan, atau challenge lainnya.
6. Story: konten ini cocok untuk kamu yang gemar bercerita, bisa
berupa cerita komedi, horor, misteri atau justru sekadar sharing dengan
narasumber.
7. Review: konten yang berisi testimoni setelah menggunakan produk,
seperti makanan, barang, pakaian, dll.
8. Cover: konten yang berupa cover lagu orang lain dengan cara
dinyanyikan lagi oleh kamu menggunakan versi sendiri.
9. Gunakan Aplikasi Edit Video
Setelah take video pasti kamu
harus mengeditnya terlebih dulu, untuk menambah opening, closing, musik ataupun
yang lain. Untuk mengedit video kamu bisa menggunakan aplikasi, baik di HP
maupun laptop.
Nah, berikut ini terdapat
beberapa aplikasi edit video Youtuber yang bisa kamu coba nantinya.
1. Adobe Premiere Pro
2. Adobe Premiere Elements
3. Filmora & FilmoraGo
4. DaVinci Resolve
5. Corel Video Studio
6. iMovie
7. Shotcut
8. Vimeo Create
9. Pinnacle Studio
10. KineMaster
11. VivaVideo
12. Quik
Selain aplikasi di atas, kamu
juga dapat mencoba software edit video terbaik jika memang pilihan aplikasi di
atas masih kurang. Kamu bisa memilih mana yang paling nyaman digunakan dan
sesuai dengan perangkat yang digunakan.
10. Ciptakan Tagline Menarik
Tagline adalah sebuah kalimat
singkat yang menjadi ciri khas seseorang, karena menjadi ciri khas maka sebuah
tagline pasti melekat pada orang tersebut. Dengan
adanya tagline pada Youtube kamu maka penonton akan lebih mudah mengingat,
selain itu tagline juga menjadi salah satu cara untuk membangun personal
branding. Misalnya seperti Youtuber
Jerome Polin yang menggunakan tagline “Mantappu Jiwa” dan Atta Halilintar
dengan “Ashiap”-nya.
Buat tagline sekreatif mungkin
dan pastikan belum ada channel lain yang memakai. Jangan buat terlalu panjang,
pastikan singkat, padat, jelas namun mudah diingat.
11. Buat Script Video
Script adalah teks yang
berisikan dialog yang nantinya harus kamu ucapkan pada video. Dengan adanya
script, maka akan meminimalisir kamu stuck di tengah video dan bingung akan
membicarakan apa. Script video
ditulis berdasarkan konten yang akan dibuat, setelah itu kamu bisa mulai
hafalkan, setidaknya garis besarnya.Sehingga ketika take video kamu sudah tahu
akan membicarakan apa dan tidak perlu membaca script. Pastikan
kamu membuat script video dengan bahasa yang sederhana, mudah dipahami, dan
sesuaikan dengan audiens kamu.
12. Optimasi Channel Youtube
Jangan hanya berfokus pada isi
konten dan kualitas nya saja, tetapi juga pada channel Youtube kamu. Salah satu
cara meningkatkan peringkat peringkat video Youtube dan muncul di halaman
pertama yaitu dengan mengoptimasi channel.
Berikut ini terdapat beberapa
hal yang harus kamu lakukan untuk membantu mengoptimasi channel Youtube.
1. Foto profil yang menarik: masukan foto profil channel yang
menarik. Bisa foto pribadi kamu atau logo channel seperti berikut.
2. Gunakan banner yang bagus: di belakang foto profil terdapat
banner memanjang. Sebaiknya jangan kamu kosongi atau dibiarkan default,
melainkan diganti dengan banner yang sesuai dengan channel kamu. Pastikan juga
ukuranya sesuai yaitu 2560 x 1440 pixels.
3. Isi deskripsi yang informatif: selanjutnya isi deskripsi channel
yang baik, deskripsi ini diibaratkan halaman perkenalan channel. Kamu bisa
menuliskan gambaran umum tentang channel ini, konten apa saja yang akan dibuat
hingga link sosial media kamu.
4. Buat video thumbnail yang menarik: ketika hendak upload video,
pastikan kamu membuat thumbnail baru, jangan otomatis dari video. Saat membuat
thumbnail, pastikan buat dengan style yang unik dan seragam dengan konten
lainnya seperti gambar berikut.
5. Buat playlist video: playlist bertujuan untuk mengelompokkan
konten berdasarkan kategori atau topik. Dengan adanya playlist maka akan
memudahkan penonton dalam mengakses konten kamu.
13. Promosikan ke Media Sosial
Setelah memiliki channel dan
mengisi berbagai konten di sana, sekarang waktunya untuk mempromosikan konten
kamu. Promosi bisa dilakukan ke berbagai media sosial, seperti Instagram,
TikTok, Facebook, Twitter, atau yang lain. Dengan
strategi social media marketing ini maka followers kamu yang ada di sosmed
tersebut bisa menjadi subscriber channel Youtube juga.
14. Cek Performa Video di
Analytics
Ketika konten sudah diunggah,
jangan kamu biarkan begitu saja. Kamu harus memantau performa video tersebut
dari waktu ke waktu. Kamu bisa
gunakan tools Youtube analytics, untuk melihat performanya. Di sana kamu bisa
melihat hasil engagement-nya, audiens yang menonton video kamu bahkan hingga
gender, umur, dan lokasi penayangan.
Dengan melihat hasil performa
tersebut, kedepannya kamu bisa memperbaiki yang masih belum maksimal. Entah
audiens yang sudah tepat hingga jam posting videonya.
Poin – poin di atas merupakan
beberapa cara menjadi Youtuber sukses meskipun kamu masih pemula. Alangkah
baiknya, kamu ikuti step-by-step cara di atas dari mulai awal hingga akhir. Dan
jangan lupa untuk tetap konsisten upload video meskipun di awal – awal belum
banyak viewers dan belum memiliki subscriber. Karena pekerjaan Youtuber
tidaklah instan yang tiba – tiba mendapat adsense Youtube hingga puluhan juta.
Comments
Post a Comment