SEO Video (Tips Cara Menaikkan Rank Video)
Saat ini, video merupakan
salah satu konten yang paling banyak dicari, sebab kebanyakan orang lebih
senang menonton video daripada membaca artikel karena lebih menarik secara
visual.
Video juga memiliki tingkat
keterlibatan penonton yang lebih tinggi dibanding artikel, tapi sayangnya,
masih banyak orang yang belum menggunakan video sebagai bagian dari strategi
SEO mereka. Ini mungkin karena belum banyak pembahasan mengenai SEO video.
SEO video sendiri memang
bersifat lebih teknis dibanding dengan SEO untuk artikel atau konten lainnya.
Tapi, kalau kamu bisa mengoptimasi SEO video unggahanmu, video bisa menjadi
jenis konten yang kuat untuk meningkatkan brand awareness untuk brand atau
traffic di website-mu. Simak ulasannya berikut ini.
Tips Menaikkan Rank dengan SEO
Video
Ada beberapa cara SEO video
yang bisa diterapkan, sebagaimana dilansir
dewaweb.com,yaitu:
1. Tentukan tempat untuk mengunggah video
Salah satu pertanyaan yang
sering ditanyakan adalah platform apa yang sebaiknya digunakan untuk mengunggah
video. Pilihan yang paling banyak digunakan adalah YouTube karena situs ini
menawarkan pelayanan gratis dan sudah pasti muncul di hasil pencarian Google.
YouTube juga sudah terbukti
memiliki jutaan pelanggan sehingga akan lebih mudah untuk mendapatkan banyak
audiens baru. Seperti yang
telah disebutkan di atas, video-video yang diunggah di YouTube biasanya
mendapatkan rank lebih tinggi di Google dibandingkan dengan video-video yang
diunggah di platform lain seperti Vimeo atau Dailymotion.
Hal ini tentu membantu agar
videomu dapat ditonton banyak orang tapi hal ini juga bisa jadi penghambat
kalau kamu mengunggah video di website sendiri. Jika kamu ingin menggunakan
video untuk meningkatkan traffic website, perlu diperhatikan bahwa cukup sulit
untuk membawa orang keluar dari YouTube. Gunakan
description box yang tersedia di YouTube untuk menaruh link ke website-mu atau
letakkan link tersebut di akhir video agar penontonmu tertarik untuk
mengunjungi website milikmu.
2. Tentukan keyword yang tepat untuk videomu
Langkah pertama yang harus
dilakukan adalah langkah yang serupa dengan tips SEO untuk blog yaitu riset dan
menentukan kata kunci. Kata kunci juga merupakan bagian penting dari SEO video.
Riset kata kunci dapat membantumu mengetahui kata kunci yang sedang populer dan
banyak dicari untuk membantumu menentukan konsep atau tema video. Kamu juga
bisa memperkirakan seberapa besar traffic yang akan didapatkan.
Meski begitu, cara riset kata
kunci untuk video berbeda dengan menentukan keyword untuk blog post. Ada dua
alasan mengapa cara riset ini berbeda. Pertama, jika kamu menggunakan YouTube,
kebanyakan orang menemukan videomu dari video rekomendasi.
Tidak banyak orang yang akan
menemukan videomu karena mencari sendiri judul dari videomu. Alasan kedua
adalah Google dan YouTube memiliki cara kerja yang berbeda. Hal yang banyak dicari
di Google biasanya berbeda dengan apa yang dicari di YouTube.
Oleh karena itu, kamu harus
berhati-hati dalam menggunakan kata kunci saat mengunggah video ke internet.
Gunakan fitur YouTube Suggest untuk mencari saran atau inspirasi kata kunci.
Mirip dengan Google Suggest,
kamu hanya perlu mengetik satu kata kunci yang ingin digunakan di kolom search
YouTube. Saran-saran yang muncul ini adalah kata kunci yang orang-orang sering
cari di Youtube.
Selain itu, kamu juga bisa
menggunakan TubeBuddy Tags untuk meningkatkan SEO video. Ini merupakan
extension untuk Google Chrome. Kegunaan extension ini adalah untuk melihat tags
yang digunakan oleh orang lain. Dari TubeBuddy, kamu bisa melihat tags mana
yang sering digunakan dan tags yang membuat video tersebut berada di halaman
pertama YouTube Search.
YTCockpit adalah research tool
lain yang bisa kamu gunakan. Tool ini memang dirancang khusus untuk YouTube.
Cara menggunakannya mudah, kamu hanya perlu membuka websitenya, masukkan sebuah
kata kunci, dan YTCockpit akan memberikan beberapa saran kata kunci serta
metrik untuk setiap kata kunci yang ditampilkan.
Jika channel YouTube milikmu
sudah mendapat traffic yang mencukupi, kamu juga bisa menggunakan YouTube
Analytics Stats untuk melihat kata kunci apa yang paling populer di channel-mu.
Halaman analytics bisa kamu temukan di dashboard YouTube. Lalu, pilih traffic
sources, dan klik Youtube Search.
Di sana kamu bisa menemukan
kata kunci yang paling populer dari channel-mu. Dari daftar kata kunci
tersebut, ada dua hal yang bisa kamu lakukan. Salah satunya, kamu bisa
mengoptimasi SEO video yang sudah ada.
Kamu bisa menambahkan tags
yang relevan dan menambah kata kunci di deskripsi videomu. Lalu kamu bisa
membuat membuat video dengan kata kunci tersebut. Dengan melakukan ini, kamu
bisa memastikan bahwa video barumu akan lebih sesuai dengan kata kunci
tersebut.
3. Buat video yang menarik
Tentu saja untuk menarik
perhatian, video yang menarik adalah suatu keharusan. Ini adalah langkah SEO
video yang sangat penting karena video yang menarik akan membuat seseorang
menonton video tersebut dari awal sampai akhir. Pastikan juga bahwa isi videomu
informatif bagi para penonton dan sesuai dengan kata kunci yang kamu sasar.
Salah satu tips penting, fokus
pada 15 detik pertama. Pasalnya, YouTube bisa mendata apakah videomu menarik
perhatian setelah 15 detik pertama seseorang membuka video. Hal ini juga
memengaruhi ranking videomu karena mereka akan meletakkan video yang bisa
menarik perhatian dalam 15 detik di rank yang lebih tinggi.
Jangan takut untuk membuat
video dengan durasi panjang. Kebanyakan video yang muncul di halaman pertama
hasil penelusuran YouTube memiliki durasi yang cukup panjang dan biasanya
berdurasi lebih dari 10 menit. Video
dengan durasi panjang juga membuat audiens untuk menonton videomu lebih lama
yang tentunya akan membantu SEO video milikmu.
4. Optimasikan video di YouTube
Hal pertama yang bisa kamu
lakukan untuk mengoptimasi SEO video YouTube adalah dengan memasukkan kata
kuncimu di judul video. Pastikan kata kunci utama yang kamu gunakan muncul di
judul. Judul merupakan bagian pertama yang diindeks oleh YouTube dan bahkan
Google. Memasukkan kata kunci di judul video juga akan memaksimalkan
click-through-rate (CTR).
Selain judul, perhatikan pula
deskripsi video. Batasi deskripsi hingga minimal 200 kata, sebab semakin jelas
deskripsi yang kamu berikan, akan semakin memudahkan YouTube dan Google untuk
mengenali isi videomu.
Pemahaman lebih dalam dari
YouTube mengenai video bisa membantu videomu untuk muncul di recommendations
atau suggested videos yang berkaitan. YouTube video tags memang sudah tidak
berpengaruh sebesar dulu tapi mereka masih penting. Pastikan kata kuncimu
termasuk dalam tags ini.
Youtube dapat mendeteksi
beberapa kata yang terucap dalam video hingga sekitar 90% akurat. Saat YouTube
membaca target keyword-mu, mereka dapat memahami bahwa videomu membahas kata
kunci tersebut. Sama dengan teknik SEO dalam menulis, jangan terlalu sering
mengulang kata kunci karena akan terbaca seperti spam.
Seperti yang telah disebutkan
di atas, CTR juga perlu dimaksimalkan. YouTube menggunakan CTR untuk menentukan
peringkat video. Jika pengguna mencari suatu keyword dan memilih videomu untuk
ditonton, itu akan menambah CTR-mu. Semakin tinggi CTR yang didapat, maka
semakin tinggi pula peringkat videomu.
Untuk menambah CTR, pastikan
bahwa kamu sudah menggunakan judul yang menarik dan informatif. Tapi jangan
gunakan judul click-bait, atau judul yang menipu penonton hanya untuk menambah
angka penayangan video. Selain judul, thumbnail juga penting sehingga kamu
harus membuatnya terlihat menarik.
Langkah terakhir dalam
memaksimalkan CTR adalah dengan menulis deskripsi yang menarik. Youtube
menampilkan 125 karakter pertama dari deskripsi videomu. 125 karakter ini harus
menarik perhatian agar orang mau mengklik videomu.
5. Channel Authority
Mungkin kamu jarang mendengar
tentang channel authority. Pada intinya, video yang diunggah di channel dengan
autoritas tinggi dan komunitas kuat akan memiliki ranking yang lebih tinggi
daripada video yang diupload di channel baru. Ada beberapa cara untuk membangun
channel authority untuk akun YouTube-mu.
Pertama, bangun image
channel-mu. Mengapa channel-mu berbeda dari channel YouTube lainnya? Ini
merupakan pertanyaan pertama yang harus kamu pertimbangkan. Penonton akan
bertanya mengapa kamu membuat channel tersebut dan apa yang bisa mereka
harapkan dari channel YouTube-mu.
Kalau kamu memiliki pesan dan
topik yang konsisten di channel tersebut, para pengguna YouTube akan lebih terdorong
untuk melakukan subscribe atau berlangganan.
Kamu juga bisa mengunggah
header dan logo di channel YouTube yang menggambarkan image channel YouTube-mu
beserta tagline agar audiensmu mengetahui fokus pada unggahan video di channel
YouTube-mu.
Page description juga bisa
membantu tahapan branding, apalagi jika kamu menyertakan target keyword untuk
menginformasikan fokus channel YouTube-mu.
Membuat playlist juga dapat
membantu meningkatkan channel authority-mu. Pastikan bahwa playlist-mu dapat
membantu merepresentasikan channel-mu. Ada baiknya jika kamu menggunakan long
tail keyword untuk menamai playlist ini.
Salah satu faktor yang
meningkatkan channel authority adalah jumlah subscribers atau pelanggan
channel-mu. Kamu bisa membuat trailer channel untuk meningkatkan jumlah
subscribers, sebab melalui trailer channel, kamu bisa segera memperkenalkan
channel YouTube-mu kepada calon pelanggan potensial.
Durasi video trailer biasanya
tidak lebih dari satu menit dan selama durasi tersebut kamu harus bisa menjawab
pertanyaan-pertanyaan di bawah ini:
• Siapa kamu?
• Mengapa orang-orang harus menonton videomu?
• Apa yang membuat channel-mu unik?
• Mengapa orang-orang harus menjadi subscribers channel
YouTube-mu?
Cara lain untuk meningkatkan
subscribers adalah dengan meminta audiens untuk melakukan subscribe di akhir
video. Metode ini banyak digunakan oleh Youtubers, bahkan Youtubers yang sudah
terkenal. Jika seseorang menonton videomu dari awal hingga akhir ada
kemungkinan mereka akan subscribe ke channel milikmu. Jangan lupa, masukkan link channel YouTube-mu di website yang
selalu bisa diandalkan dan media sosial milikmu.
6. Upload video berkualitas tinggi
Video berkualitas tinggi (HD)
adalah video yang memiliki gambar jernih dan kualitas tinggi tanpa terlihat
pecah dan kabur. Untuk membuat
video HD dibutuhkan kamera atau handycam karena hasil rekamannya akan jauh
lebih baik dibanding dengan hasil rekaman dari handphone, kecuali jika
handphone-mu bisa menghasilkan gambar berkualitas tinggi. Youtube
sangat mengutamakan kepuasan penonton sehingga mereka jauh lebih menyukai video
dengan kualitas tinggi.
7. Share videomu
Ada banyak platform media
sosial yang bisa kamu gunakan untuk mempromosikan video, seperti Twitter,
Instagram, atau Facebook. Kamu juga bisa menawarkan videomu ke website berita
populer yang memiliki jutaan pengunjung setiap harinya. Ini bisa membantumu
meraih lebih banyak pengunjung.
Selain media sosial, kamu juga
bisa menggunakan forum untuk memperluas jangkauan penonton. Unggah link videomu
di thread yang berhubungan dan relevan.
Kamu juga bisa membuat
thread-mu sendiri untuk berbagi video. Jangan melakukan spam ketika membagikan
videomu di forum.
Jika ini terjadi, akun dan
videomu bisa ditandai sebagai spam. Sebaiknya kamu bersabar dan menunggu hingga
hasil dari backlink tersebut membuat angka pelanggan channel dan penayangan
videomu meningkat.
Selain media sosial dan forum,
kamu juga bisa menggunakan email. Informasikan para subscribers-mu bahwa kamu
sudah mengunggah video baru sehingga para pengguna tersebut akan mendapat
konten premium darimu, dan videomu bisa mendapat jumlah penayangan melalui
penerima email.
Kamu juga bisa melakukan embed
atau menaruh videomu di blog atau website. Pengintegrasian konten dengan video
dengan cara embed bisa membantumu mendapatkan backlink. Cara yang paling banyak
dilakukan Youtubers untuk mempromosikan video mereka adalah dengan meletakkan
link ke video lain di akhir video mereka.
Sama dengan subscribers, orang
yang menonton videomu dari awal hingga akhir akan lebih berkemungkinan untuk
menonton video lain yang kamu rekomendasikan.
8. Lakukan optimasi agar bisa meningkatkan rank di Google
Google mencari kata kunci
untuk menemukan hasil video. Oleh karena itu, kamu mungkin harus fokus mencari
kata kunci yang tepat untuk Google karena ini agak berbeda dengan YouTube. Kamu
bisa melakukannya dengan menggunakan Google Suggest untuk melihat keyword yang
biasanya mendapat peringkat tinggi di Google untuk video.
Jika ingin video YouTube-mu
mendapat peringkat tinggi, selain dengan mengoptimasi video dan membuat video
yang menarik, semua kembali lagi pada backlinks yang kamu dapatkan. Semakin
berkualitas backlinks yang kamu miliki, semakin tinggi pula peringkat videomu
di halaman hasil pencarian Google. Demikian
beberapa tips SEO video yang bisa dilakukan. Semoga membantu, ya!
Comments
Post a Comment