Monetisasi Akun YouTube

 

Bagaimana, apakah kamu sudah mempunyai rencana untuk memaksimalkan pengelolaan channel YouTube-mu? Jangan lupa juga untuk mempelajari kriteria yang akan dinilai YouTube ketika kamu hendak memonetisasi videomu, ya.

 

Ada beberapa poin yang perlu diperhatikan ketika dirimu mulai mempertimbangkan untuk memonetisasi video di akun YouTube:

 

Jumlah Watch Time

Kamu bisa memperkirakan ketertarikan penonton terhadap videomu melalui durasi penayangan video. Saat video yang kamu unggah sudah mencapai setidaknya 50% dari keseluruhan watch time, mungkin inilah saatnya videomu dimonetisasi.

 

Audience Retention dan Re-watches

Kedua pengukur ini dapat menentukan apakah audiensmu menyukai video yang kamu sajikan, semakin tinggi nilai audience retention, akan semakin baik.

 

Di sisi lain, kamu juga perlu memerhatikan di menit atau detik keberapakah video tersebut paling sering diulang? Kemungkinan, inilah poin penting yang dibutuhkan audiens.

 

Demografis

Usia, gender, dan letak geografis merupakan elemen penting demografis yang sudah tersedia di YouTube Analytics. Kamu bisa menggunakan hasil analisis ini untuk menentukan kepada siapakah selanjutnya videomu ditargetkan. Nilai ini juga berguna untuk melihat siapa saja yang tertarik dengan topik video yang kamu unggah.

 

Engagement

Engagement atau keterlibatan audiens terhadap konten yang disajikan juga merupakan nilai penting yang bisa kamu gunakan untuk mempertimbangkan videomu untuk dimonetisasi.

 

Beberapa bentuk engagement yang bisa kamu analisis adalah jumlah likes, comments, shares, bahkan ada cara melihat dislike di Youtube. Selain itu, nilai click-through-rate (CTR) juga bisa kamu pertimbangkan, sebab nilai ini nantinya bisa menjadi tolok ukur seberapa besar YouTube harus membayarmu.

 

Pertumbuhan Subscribers

Subscribers atau pengguna YouTube yang memutuskan untuk berlangganan dengan kontenmu merupakan para pengguna setia yang sebaiknya kamu pertahankan.

 

Pasalnya secara tidak langsung mereka sudah tertarik dengan konten yang kamu berikan, baik itu topik, penyajian, atau durasi video yang diunggah.

 

Ketika pertumbuhan subscribers-mu sudah mulai stabil dan meningkat terus, pertimbangkanlah untuk memonetisasi video di channel YouTube-mu.

 

Sumber Traffic

Pertanyaan yang cukup mewakili nilai ini adalah, “Bagaimana videomu ditemukan oleh penonton?” Sama seperti website yang berhasil masuk di peringkat atas mesin pencari Google, ada kemungkinan videomu juga muncul di halaman awal jika kamu memenuhi kata kunci yang dicari pengguna.

 

Tak hanya dari mesin pencari, mungkin ada beberapa orang yang mengklik link videomu dari teman atau grup percakapannya di media sosial.

 

Melalui nilai ini, kamu bisa mengetahui dari mana saja videomu diakses dan jika nilai traffic-mu sudah lumayan tinggi, kamu bisa mempertimbangkan untuk memonetisasi videomu.

 

Beberapa hal penting yang perlu kamu ingat adalah pertahankan orisinalitas konten, pilih topik yang sederhana dan kembangkan topik tersebut hingga menjadi lebih kreatif dan unik, serta jangan lupa pertahankan juga konsistensi waktu pengunggahan.

 

Kamu bisa menggunakan media lain untuk meningkatkan nilai untuk sumber traffic-mu dengan membagikan video ke media sosial, teman-teman, atau website. Satu lagi, jangan lupa pastikan juga bahwa kamu telah menggunakan hosting tercepat yang aman dan selalu bisa diandalkan.

 

Comments