Cara Bikin Website Toko Online buat Kamu yang Masih Pemula
Di dunia serba digital saat
ini, banyak sekali UMKM yang mulai menjamah pasar online untuk menjual produk
atau jasa mereka. Namun, sebagian besar dari mereka sangat bergantung pada
media sosial dan marketplace.
Memang benar, tak ada salahnya
berjualan di media sosial dan marketplace. Namun sayangnya, kamu tidak memiliki
kebebasan untuk mengatur desain, logo, metode pembayaran, dan aspek lain sesuai
keinginan kamu.
Dengan membuat website toko
online sendiri, kamu tak hanya akan mendapatkan keleluasaan dalam mengelola
toko dan produk, namun kamu juga akan mendapat data analitik lebih akurat yang
dapat digunakan untuk mengembangkan bisnismu.
Banyak juga orang yang
berpikir bahwa membuat website sendiri itu memerlukan kemampuan teknis. Jangan
khawatir, dengan Content Management System (CMS) seperti WordPress, kamu dapat
membuat toko online dengan tampilan sesuai keinginanmu tanpa perlu belajar
koding. Nah, jika kamu ingin membuat
toko online untuk bisnismu, simak artikel di bawah ini ya!
Kenapa Perlu Membuat Website
Toko Online? Saat ini ada berbagai
opsi untuk menjual produk secara online. Mulai dari marketplace, Instagram
Shopping, TikTok Shop, bekerja sama dengan dropshipper, dan sebagainya. Namun semua contoh di atas mengharuskan
kamu untuk bergantung pada pihak ke tiga dalam menjual produkmu. Artinya, kamu
tidak bisa mengkustomisasi desain, fitur, atau hal lain dari toko online kamu.
Lihat saja contoh toko online milik Converse di bawah ini:
Mereka menyediakan berbagai
fitur penyaringan yang disesuaikan dengan katalog produk mereka seperti jenis
sepatu, katalog edisi terbatas, jenis kelamin, dan sebagainya. Dengan begitu,
pengalaman pengguna saat berbelanja di website mereka akan lebih baik.
Jika dibandingkan dengan
marketplace, tentu saja toko online buatan sendiri akan memiliki fitur yang
jauh lebih sesuai untuk memasarkan produk kamu. Terlebih lagi, marketplace juga
menampilkan produk dari brand lain — termasuk kompetitor kamu.
Marketplace juga akan
mengenakan biaya administrasi yang dipungut dengan hitungan persentase
penjualan. Semakin banyak penjualan kamu, semakin besar pula biaya yang akan
dipotong oleh marketplace.
Dengan memiliki website
sendiri, kamu hanya perlu mengeluarkan biaya flat untuk hosting, domain, dan
operasional website yang tentunya akan meningkatkan margin keuntungan.
Memiliki toko online sendiri
juga membuka pintu untuk mengakses pasar internasional sehingga peluang untuk
ekspansi bisnis akan semakin meningkat. Hal ini karena website kamu dapat
diakses oleh siapa saja dari mana saja. Di
sisi lain, marketplace seperti Tokopedia, Lazada, dan Shopee hanya dapat
diakses di beberapa negara tertentu saja.
9 Langkah untuk Membuat Website Toko Online
Saat ini, kamu tak perlu
menguasai kemampuan koding untuk membuat toko online kamu sendiri. Selama kamu
bisa mengoperasikan komputer dan memiliki akses internet, kamu bisa membuat
toko online sesuai keinginanmu dengan bermodal klik-klik saja.
Sebagaimana dilansir dewaweb.com, ada delapan langkah yang akan
kamu tempuh dalam membuat toko online kamu:
1. Pilih web hosting dan domain
2. Instal CMS WordPress
3. Sesuaikan pengaturan website
4. Ubah tampilan website
5. Pasang plugin WooCommerce
6. Unggah produk ke website
7. Aktifkan payment gateway
Untuk penjelasan lebih
lengkap, simak kelanjutannya di bawah ini ya!
1. Pilih web hosting dan
domain
Langkah pertama dalam
pembuatan website toko online adalah memesan web hosting dan domain yang ingin
kamu gunakan. Web hosting merupakan layanan yang menyediakan penyimpanan data
website, sedangkan domain adalah alamat website yang akan diketik ketika
membuka sebuah website (seperti dewaweb.com).
Jika kamu belum memiliki
layanan web hosting dan domain, paket Warrior dari Dewaweb dapat menjadi opsi
terbaik kamu. Paket ini cocok untuk toko online karena memiliki penyimpanan SSD
yang cukup besar untuk katalog produk dan bandwidth yang mumpuni untuk menerima
ratusan pengunjung sekaligus.
Selain itu, kamu juga mendapat
dukungan penuh untuk pengaturan plugin toko online seperti WooCommerce dan
PrestaShop. Sebagai bonus, Dewaweb juga memberikan pilihan 1 tema dan 1 plugin
berbayar agar toko online kamu tampak lebih profesional.
Untuk memesan hosting dan
domain di Dewaweb, kamu dapat mengikuti langkah-langkah di bawah ini:
1. Kunjungi halaman hosting Dewaweb
2. Kamu akan melihat empat paket hosting. Di contoh ini kami
menggunakan paket Warrior tahunan dengan gratis domain. Jika sudah memilih,
klik Order Sekarang.
3. Tentukan nama domain yang ingin kamu gunakan, lalu klik
Check Domain untuk memastikan ketersediaannya.
4. Geser kebawah untuk memilih lokasi server dan
mengaktifkan auto install WordPress beserta kredensial login yang ingin kamu
gunakan. Jika sudah, klik Tambahkan ke Cart.
5. Di halaman cart, kamu dapat menggunakan kode promo
SIPALINGAMAN untuk mendapatkan diskon 20% berkelanjutan.
6. Lanjutkan ke proses pembayaran dengan meng-klik Checkout.
7. Isi detail informasi kamu dan metode pembayaran yang
ingin digunakan.
8. Lanjutkan proses pembayaran sesuai dengan arahan. Setelah
proses pembayaran berhasil, tunggu beberapa saat untuk menerima login cPanel di
email kamu.
2. Instal CMS WordPress
Jika kamu mengikuti
langkah-langkah di atas, maka CMS WordPress akan sudah otomatis terinstal di
domain yang kamu pilih.
Namun jika kamu melewatkan
langkah tersebut, ikuti langkah-langkah berikut ini:
• Login ke website kamu melalui namadomain.com/cpanel
• Gunakan kredensial cPanel yang telah dikirim ke email
kamu
• Buka Softaculous App Installer
• Klik tombol Install Now
• Pilih domain yang ingin diinstall dan pilih WordPress
• Atur detail nama dan deskripsi website
• Atur username dan password WordPress
• Tunggu proses instalasi hingga selesai
3. Sesuaikan pengaturan
website
1. Pilih
Plugins lalu klik “Add New” untuk menambahkan plugin baru. Cari plugin
WooCommerce, lalu klik “Install Now” dan “Activate” setelah selesai terinstal.
2. Sekarang, plugin WooCommerce sudah terinstal di CMS
WordPress-mu. Kamu akan diminta untuk mengisi beberapa formulir terkait website
toko onlinemu, seperti detail toko, alamat, detail bisnis, tipe produk yang
dijual hingga tema.
• Instalasi tema
Kamu juga bisa menemukan tema
Storefront untuk membuat website toko online dengan cara berikut:
1. Dari menu bar sebelah kiri dashboard WP Admin, pilih
“Appearance” lalu klik “Themes”. Setelah itu, klik “Add New” seperti pada
gambar.
2. Ketikkan
“storefront” di kolom pencarian tema, lalu klik “Install” di tema Storefront
dan “Activate” setelahnya.
3. Saat
ini, website toko online milikmu yang dibuat dengan plugin WooCommerce dan tema
Storefront sudah selesai.
• Menambahkan produk
Setelah plugin dan tema dari
WooCommerce telah selesai terinstal, kamu sudah mulai bisa mendesain website
toko online milikmu atau menambahkan produk. Berikut ini adalah cara
menambahkan produk di toko onlinemu:
1. Di menu bar pada halaman dashboard WP Admin, arahkan
kursor ke menu “Products” lalu klik “Add New”.
2. Lengkapi
informasi produk, mulai dari nama, deskripsi, harga, berat barang, status
ketersediaan, dan sebagainya. Scroll ke bawah untuk menemukan section Product
Data.
3. Jika
sudah selesai, klik “Publish” di sebelah kanan atas halaman. Kamu bisa mengubah
data yang sudah dimasukkan kapan saja, bahkan setelah produk diunggah.
• Membuat Website Toko Online dengan Dewastore
Pembuatan website toko online
dengan cara di atas mungkin bisa dilakukan, tapi cukup tricky. Jika kamu tak
memiliki banyak waktu untuk membuat website toko online dengan plugin dan tema
WordPress, kamu bisa mengandalkan Dewastore. Kelebihannya, kamu tak perlu repot
mengurus instalasi CMS WordPress dan sertifikat SSL, jadi kamu bisa lebih fokus
menambahkan produk dan mendesain toko onlinemu.
Cara ini bisa dilakukan jika
kamu belum memiliki website sama sekali untuk membuat toko online. Tapi jika
sudah mempunyai website, kamu bisa langsung melakukan migrasi ke Dewaweb untuk
mendapatkan cashback tambahan sebesar 30%. Ikuti cara berikut untuk membuat
website toko online menggunakan Dewastore.
1. Kunjungi Dewastore lalu klik “Buat Website Sekarang”.
2. Pilih
paket yang sesuai dengan kebutuhanmu. Kamu bisa mencoba bulanan terlebih dulu,
atau segera menggunakan paket tahunan untuk mendapatkan domain populer gratis.
Saat menentukan domain, pastikan kamu menggunakan nama yang unik dan mewakili
brand-mu, karena nama domain tak bisa diubah lagi.
3. Isi
data yang diperlukan, seperti nama domain dan username untuk mengelola CMS.
4. Di
halaman Checkout, jangan lupa masukkan kode promo DEWASTORE untuk mendapatkan
diskon berulang sebesar 50% khusus untuk pembelian hosting periode tahunan.
5. Ikuti
langkah pembayaran hingga selesai. Jika sudah, cek emailmu dan klik link yang
mengarahkanmu ke dashboard WP Admin. Masukkan username atau alamat email yang
tadi kamu daftarkan beserta password admin WordPress.
6. Selanjutnya,
kamu bisa mempelajari berbagai tutorial lengkap cara mengelola website toko
online dari halaman tutorial Dewastore.
7. Sekarang,
website toko online milikmu yang dibuat secara otomatis sudah selesai. Tenang,
jika masih ada pertanyaan terkait Dewastore atau pembuatan website toko online,
kamu bisa segera menghubungi kami dengan mengklik lingkaran di sebelah kanan
bawah halaman Dewastore seperti gambar berikut.
Demikian cara membuat website toko online. Jangan berhenti di sini, tapi pelajari
juga bagaimana cara membuat desain website toko online yang ideal agar produkmu
tak hanya enak dilihat, tapi juga bisa menarik pembeli hingga menaikkan
conversion rate. Selain memajang produk, kamu juga bisa membuat blog berisi
artikel yang relevan dengan brand atau produkmu.
Jika memutuskan untuk membuat
halaman blog pada website-mu, jangan lupa buatlah tulisan yang berkualitas dan
informatif, ya. Selain itu, kamu juga perlu memastikan bahwa website-mu sudah
menggunakan hosting yang cepat dan aman agar website-mu selalu bisa diandalkan.
Selamat berbisnis, salam sukses online!
Comments
Post a Comment