25 Kata-kata Mutiara Oki Setiana Dewi, Inspiratif dan Menyejukkan Hati
Kata-kata mutiara Oki Setiana Dewi bisa dijadikan inspirasi
dalam kehidupan sehari-hari. Oki Setiana Dewi adalah salah seorang aktris dan
penceramah yang populer di Indonesia. Oki memulai kariernya di dunia hiburan
saat menjadi pemeran utama dalam film Ketika Cinta Bertasbih (2009). (Dilansir
Merdeka.com).
Sepanjang kariernya, perempuan yang lahir pada 13 Januari
1989 ini, telah melahirkan karya-karya buku islami yang terkenal. Sejumlah
karyanya yang fenomenal, yaitu Melukis Pelangi (2011), Cahaya di Atas Cahaya
(2012), Sejuta Pelangi (2012), Hijab Im In Love (2013), dan masih banyak lagi.
Dalam buku-bukunya, Oki banyak menulis kata-kata mutiara
yang inspiratif dan penuh makna mendalam. Kata-kata mutiara Oki Setiana Dewi
ini cocok dijadikan motivasi saat menjalani kehidupan sehari-hari. Berikut
kata-kata mutiara Oki Setiana Dewi yang merdeka.com lansir dari Brilio dan
Dream:
Kata-kata Mutiara Oki Setiana Dewi yang Menyejukkan Hati
1. Kebaikan yang kita lakukan kembali ke kita, kejahatan
yang kita lakukan kembali untuk diri kita.
2. Siapapun perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga,
maka dia berjihad di jalan Allah SWT.
3. Milikilah pribadi-pribadi yang tawadhu. Terkadang dalam
kehidupan kita ada orang-orang yang datang dengan jahil, maka balaslah dengan
kata-kata yang baik.
4. Sadarilah hakikat waktu, bahwa waktu yang berlalu tidak
akan mungkin kembali, waktu adalah nafas yang tidak mungkin kembali.
5. Allah memerintahkan kita untuk bersahabat dengan
orang-orang shalih.
6. Hari ini kita kaya, besok bisa jadi jatuh miskin. Hari
ini kita sehat, besok bisa jadi sakit. Hari ini kita pandai besok bisa lupa,
begitulah kehidupan Allah gilirkan semuanya sebagai roda yang berputar
terus-menerus.
7. Hidup yang sebenarnya adalah saat kita bermimpi dalam
kesadaran.
8. Semua episode dari kehidupan kita adalah ujian, sampai
nanti kita akan kembali kepada Allah SWT.
9. Kita tahu yang pantas untuk mendapatkan cinta terbaik
kita adalah Allah SWT.
10. Hijab memaksa seorang pria untuk melihat wanita dengan
hormat dan bukan sebagai sebuah objek.
11. Di usia muda wajib memperbanyak amal sholih karena di
masa muda adalah masa engkau sehat, engkau kuat, engkau mampu berfikir baik,
mampu melejitkan potensi, semangatmu membara, justru masa muda jangan
disia-siakan.
12. Berdakwah itu banyak caranya Aku berusaha untuk mengajak
sesama muslimah untuk mencintai Alloh dengan cara menggunakan baju Syar’i.
13. Hijab bukan hanya tentang apa yang kamu kenakan, tapi
juga tentang apa yang kamu lakukan dan katakan.
14. Allah mengangkat martabatmu melalui Hijab. Ketika ada
seorang pria asing melihatmu, dia akan menghormatimu, karena dia melihat bahwa
kamu bisa menghormati diri sendiri.
15. Hijab bukanlah tentang penindasan atau mengekang, tapi
tentang membebaskan diri dari pandangan mata jahat.
16. ini bukan sekedar Hijab, ini adalah kunci kami untuk
menuju surga.
17. Sejatinya apa yang sedang kita berikan kepada orang, itu
sedang menolong diri kita sendiri di hari akhir nanti.
18. Kita sama-sama jilbab fisik dulu, kemudian kondisikan
hati pelan-pelan.
19. Wahai saudari, Matahari tidak kehilangan keindahannya
saat tertutup awan. Begitu juga dengan kecantikanmu yang tidak akan pudar saat
engkau mengenakan Hijab.
20. Wanita berhijab itu belum tentu sholehah, tapi wanita
sholehah pasti berhijab. Oleh karena itu kita harus menjadi wanita sholehah.
21. Sabar itu wajib, sementara ridho itu adalah sunnah. Jika
seseorang tidak bersabar, maka ia berdosa dan mendapatkan hukuman dari Allah
SWT.
22. Di dunia kita terlihat sebagai orang yang baik, orang
yang sholih, tetapi tidak bisa kita hindari yaumul hisab, di mana semuanya tanpa
terkecuali akan berbicara di hadapan Allah siapa sesungguhnya diri ini.
23. Maka berhati-hatilah wahai diri saya dan diri kita, yang
masih melakukan dosa secara terang-terangan, bahkan sembunyi-sembunyi, semuanya
akan diketahui dan akan berbicara di hadapan Allah SWT.
24. Janganlah kasih keluarga kami harta yang haram yang
menyebabkan daging dan darah kami jadi bahan bakar api neraka.
25. Siapapun perempuan yang menjadi tulang punggung
keluarga, maka dia berjihad di jalan
Comments
Post a Comment